Jumat, 15 Januari 2016

So Ramen, Ramennya Wong Darjo, Rek!

Jam 12.05 sudah ada yang antre juga ternyata.

"Irasshaimase...."[selamat datang. Jp.]

Sahabat Indonesia, sambutan ramah dari 2 orang mbak-mbak menyambut kedatangan saya. Hmmm...sudah hampir 2 tahun nih ternyata tak masuk resto Jepang. Hanya momen-momen tertentu saja biasanya saya masuk resto Jepang. Utamanya kalau pas lagi berada di kota. Maklumlah, baik di Mojokerto atau di Jogja, saya tinggalnya lumayan jauh dari kota. Apalagi dari resto masakan khas Jepang.


Khusus makanan seperti ramen yang cukup saya gandrungi. Kini sudah ada ramen yang dijual dalam bentuk instan. Tinggal beli ramen kemasan, sedu, lalu racik dan tambahkan topping yang sudah tersedia. Praktis dan tak perlu lari ke mana-mana. 

"Mau ngasih diskon saya nih, Mas Rusman?" Tanya saya tanpa dosa.

Namun tidak untuk kali ini. Kedatangan saya di Kota Sidoarjo saya sempatkan untuk mlipir juga ke sebuah resto ramen. SO RAMEN demikian nama resto yang menyajikan masakan khas Jepang tersebut. Meski sang manajer (yang masih muda, keren, dan jomblo) mengatakan bahwa tempatnya adalah sebuah 'kedai'. Namun saya lebih suka menyebutnya dengan resto. Lha kok ngeyel sih, Mas?

Baiklah, akan saya paparkan beberapa fakta mengapa saya cukup antusias dengan menyebutnya sebagai sebuah resto.
Yang suka 'berasap', boleh kongkow nyaman di luar.

  1. Makanan yang disajikan memiliki cita rasa restoran. Kalau tak percaya, boleh buktikan kok. Ini saya sudah buktikan.
  2. Keramahan para kru bahkan mengalahkan kru sebuah resto Jepang yang pernah saya kunjungi. Bagaimana tidak? Meski pelanggan di 5 ruangan yang tersedia sedang terisi, sang manajer bersedia meluangkan waktu untuk saya. Menjawab dengan ramah rasa kepo saya. Maklumlah 'pembeli adalah raja', demikian kata sebuah pepatah. 
  3. Meski baru buka pada tangggal 29 Agustus 2015, tapi pelanggan sudah berjibun lho. Tak hanya dari Sidoarjo, Surabaya, Pasuruan saja. Tapi ada yang rela datang jauh dari luar kota untuk mampir.
  4. Untuk variasi menu sangat beragam sebagaimana di resto Jepang lainnya. Varian ramen ada 10 macam. Onigiri ada 6 varian. Sementara takiyaki ada 2 varian (stroberi dan bakso sapi). Untuk minumannya, ada 20 varian yang siap mengobati rasa dahaga Anda. Dijamin pasti ingin nyicipi semuanya kalau sekali saja pernah menyicipinya.
Mangkuk sebelah kiri (normal) bandingkan dg mangkuk jumbo di sebelah kanannya.

Empat (4) alasan tersebut rasanya cukup fair. Apalagi dengan mengusung jargon: Ramen terjumbo pertama di Sidoarjo. Meski tempatnya cukup nylempit (masuk ke dalam gang), namun tak sulit mencarinya. Jurus 'mau bertanya, ketemu jalan', menjadi jurus ampuh. Berada di Perumahan Pondok Jati Blok AF 11, resto ini sudah cukup familiar dengan sekuriti. Sebenarnya menuju SO RAMEN bisa langsung melewati mulut Blok AJ (kanan/selatan jalan), jika masuk dari arah utara (gerbang barat Jalan Raya Pondok Jati, depan RS. Delta Surya). Sayang, terdapat portal di mulut gang yang baru dibuka pada pukul 15.00 Wib. Sementara kalau masuk dari arah selatan, bisa lewat dari SMPN 1 Sidoarjo. Tepatnya melewati sebuah masjid yang saya lupa namanya. Tapi jika ragu, petugas sekuriti pasti akan sigap menunjukkan arah resto ini. Jadi jangan khawatir tersesat deh. Duh, mau makan enak saja masak harus pakai tersesat dulu. Hahahaha....

Siang itu, sudah ada beberapa orang yang antre. Padahal jam baru menunjukkan angka 12 lebih 10 menit. Rupanya beberapa orang memang sudah menjadi 'pelanggan tetap' resto ini. Makan siang pun dijadwal pas biar kebagian tempat. Sementara saya mengambil tempat duduk yang sudah dibooking oleh 2 orang sahabat saya. Mereka pula yang membakar semangat kekepoan saya terhadap makanan enak.

Menu makan dan minum pilihan saya.

Jigoku Ramen level-2 punya teman pun bisa dicicipi.



Pilihan minum segera saya sodorkan ke mbak-mbaknya. Milkshake Strowberry, supaya bisa sedikit meredam rasa haus yang berkecamuk. Darjo panas, Bro! Lalu, pilihan makanan saya jatuhkan pada Soramen Jumbo. Tahu sendirilah, ukuran badan saya kan jumbo. Apalagi perut sengaja saya kosongkan sejak pagi. Sebab sudah dapat warning kalau ukuran mangkuknya 2 kali ukuran normal. Jiaaahhh....

Maaf, ini bukan lomba makan lho...

Setelah menikmati beberapa sendok kuahnya, rasa asin dan gurih mulai menyergap. Kemudian beberapa jimpit (pakai sumpit sih) ramen mulai mengalir deras ke perut. Enak. Hanya satu kata yang terucap. Namun tiba-tiba....Jigoku Ramen level-2 punya sahabat datang. Tiuuung...aroma pedasnya meski 'hanya' level 2 tercium juga. Perlu diserobot juga nih kayaknya. Lalu bergegas mbak-mbaknya, menyodorkan mangkuk normal ke saya. 

Sret...sret...sret...hamir 1/3 isi mangkuk jumbo Jigoku Ramen berpindah ke mangkuk ke-2 saya. Sruuup...tak terlalu pedas (menurut saya). Untunglah, ada kode-kode dari 2 sahabat saya itu kalau saya perlu disiapkan cabe tabur cadangan. Hihihihi....

Sekitar 1/2 sendok cabe tabur saya masukkan dan aduk di mangkuk ke-2 (ukuran normal). Nah ini, baru terasa pedasnya. Naik ke level-3 mungkin (menurut perkiraan saya). Ada baiknya sih, kalau model ramen seperti ini, level pedas sudah harus mantap dipilih saat dimasak. Sebab sensasi pedas saat dimasak dengan model seperti saya tersebut pasti berbeda. Jadi bagi yang suka pedas, ada baiknya bisa dicoba level 3 atau 4, sebelum ke level 5. 

Sudah ku duga....

So, menurut saya. Ke dua menu makanan tersebut cukup saya rekomendasikan deh. Rasanya dijamin tak mengecewakan (8/10). Untuk kecepatan serta keramahan dalam pelayanan 8/10 deh. Kebersihan tempat 7,5/10. Sebab ada sedikit yang mengganggu saat butuh untuk mencuci tangan. Westafel terlihat kusam. Tapi dari segi harga, 9/10 pantas disematkan. Rasa yang demikian jdaaarrr, tak harus dibayar dengan mahal. 

Pilhan paket hemat yg benar-benar hemat.


Apalagi selain menu-menu regular, menu paket pun disediakan. Tak sampai 20 ribu, Anda sudah bisa mencicipi masakan Jepang dengan cita rasa restoran. Ini rupanya yang menjadikan daya tarik bagi muda-mudi Sidoarjo untuk hadir di SO RAMEN. Bekal duit 100 ribu pun bisa untuk mentraktir teman. Ahh...menggairahkan. Hehehehehe.....


SO RAMEN = Spesial Onigiri Ramen

Untuk paket promo ini, segera saja deh datang di bulan Januari ini. Siapa tahu di bulan Februari nanti, sudah berganti harga. Bisa menyesal lho. Tapi baiknya, untuk mengetahui info terkini ada baiknya bisa cek via akun sosmed punya SO RAMEN berikut:
Buat Anda yang tinggal di seputaran Kota Sidoarjo, jangan khawatir. Saat ini berbagai menu pilihan di SO RAMEN sudah bisa dipesan. Cukup dengan 2 porsi reguler, paket pesanan Anda akan diantar sampai di tempat. 


Karena semua orang bebas berpendapat, maka mohon komentar yang positif dan membangun. Jangan nyepam, plis. Kasihan yang mau komentar beneran. Matur nuwun atas pengertiannya ya.
EmoticonEmoticon