Kamis, 10 November 2016

Buat Hidup Yang Berarti

Tags

Cover buku "The Last Lecture". (dok. voices dot com)

Sebuah pesan penting kadang terkesan begitu biasa. Meski yang menuliskannya seorang profesor. Namun pesan yang begitu biasa itu bisa menjadi luar biasa, saat sang penulis meninggal dunia tak lama setelah menyampaikan pesan tersebut. Orang-orang barat biasanya menyebut dengan 'pesan dari langit'.

Hal tersebut juga terjadi pada Prof. Randy Pausch, pengajar di Carnegie Mellon University. Penulis buku best seller tahun 2007, The Last Lecture. Selain bukunya yang cukup fenomenal, kuliah umum terakhirnya yang berjudul "Really Achieving Your Chilhood Dreams" yang sangat viral. Kuliah umum yang diunggah di Youtube dan akhirnya dibukukan.


Kuliah terakhir yang sebenarnya merupakan 'pesan-pesan terakhir' untuk ketiga anaknya, Dylan, Logan, dan Chloe. Namun karena nilai pendidikan yang bersifat universal, akhirnya mampu menyentuh setiap orang tua yang mau menyimak beberapa pesan penting tersebut. Pelajaran penting tentang kehidupan yang pernah dialami oleh Prof. Randy yang ingin ditularkan kepada anak-anaknya. Dan tentu saja anak-anak di seluruh dunia.

Ada 30 pesan penting yang berhasil penulis rangkum dari 'pesan terakhir' Prof. Randy. Bahwa kunci untuk membuat hidup yang lebih baik ada pada tiga (3) hal yaitu: personalitas, komunitas, dan kehidupan.

A. Personalitas
  • Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui.
  • Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada di luar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang dijalani saat ini secara positif.
  • Jangan bekerja tertalu keras, jangan lewati batasan kemampuan Anda.
  • Jangan memaksa diri Anda untuk selalu sempurna, tidak ada satu orang pun yang sempurna.
  • Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk bergosip.
  • Bermimpilah saat Anda bangun (bukan saat tertidur).
  • Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan yang Anda butuhkan.
  • Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan pasangan Anda di masa lalu. Hal itu akan merusak kebahagiaan Anda saat ini.
  • Hidup terlalu singkat untuk membenci siapapun. Jangan membenci!
  • Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak mengganggu masa kini.
  • Tidak ada seorang pun yang bertanggungjawab atas kebahagiaan Anda, kecuali Anda sendiri.
  • Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar. Masalah adalah sebagian dari kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika). Pelajaran yang begitu sulit tetapi satu pelajaran yang membuat Anda bertahan seumur hidup.
  • Senyumlah dan tertawalah!
  • Anda tidak dapat selalu menang dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan!
B. Komunitas
  • Hubungi keluarga Anda sesering mungkin.
  • Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain.
  • Ampuni setiap orang untuk segala hal.
  • Habiskan waktu dengan orang-orang yang berusia di atas 70 tahun dan di bawah 6 tahun.
  • Coba untuk membuat paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari.
  • Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda, bukunlah urusan Anda.
  • Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda di saat Anda sakit, namun keluarga dan teman Anda lah yang menjaga. Tetaplah berhubungan baik dengan mereka.
C. Kehidupan
  • Jadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda.
  • Tuhan menyembuhkan segala sesuatu.
  • Lakukan hal yang benar.
  • Sebaik/seburuk apapun situasi, hal tersebut pasti akan berubah.
  • Tidak perduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan keluarlah!
  • Yang terbaik belumlah tiba.
  • Buang segala sesuatu yang tak berguna, tidak indah, atau membuat berduka.
  • Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah kepada Tuhan untuk itu.
  • Jika Anda mengenal Tuhan, Anda akan selalu bersukacita. Jadi, buatlah hidup Anda bahagia!
Mati tak menunggu tua. Mati pun tak menunggu sakit. Maka nikmatilah hidup, sebelum hidup tak bisa dinikmati.


Karena semua orang bebas berpendapat, maka mohon komentar yang positif dan membangun. Jangan nyepam, plis. Kasihan yang mau komentar beneran. Matur nuwun atas pengertiannya ya.
EmoticonEmoticon