Kamis, 02 Februari 2017

Pop Hotel Gubeng, Rasa Popnya Surabaya

Hotel Pop Gubeng yang 'gandeng' dengan Hotel Harris Gubeng. (dokpri)

Sebagai kota metropolis, Surabaya kini tak ubahnya seperti Jakarta. Nyaris tak ada ruang kosong di tengah kota. Maklumlah, denyut nadi perekonomian serta kegiatan adiministrasi perkantoran biasanya berada di pusat kota. Sebagaimana halnya daerah Gubeng yang merupakan salah satu titik yang cukup padat dengan hunian serta berbagai aktivitas warganya.


Balai Kota Surabaya dimana Walikota Surabaya menjalankan pemerintahan juga sangat dekat dengan wilayah Gubeng. Demikian juga dengan keberadaan Stasiun Gubeng yang merupakan stasiun utama Surabaya – Jakarta, Surabaya-Bandung, Surabaya-Malang, serta Surabaya-Banyuwangi via jalur selatan. Grand City Convex and Expo, WTC, THR Mall, adalah beberapa sentra bisnis yang sangat tinggi aktivitasnya. Belum lagi bank-bank besar yang menempatkan kantor pusat atau cabang utamnya di sekitaran Gubeng.

Hal tersebut tentu saja membutuhkan sarana dan prasarana yang mumpuni untuk mendukung seluruh aktivitas yang ada. Salah satunya adalah tempat penginapan atau hotel yang menjadi jujugan para pebisnis maupun wisatawan. Pembangunan hotel maupun homestay baru kini marak bak cendawan tumbuh di musim hujan. Hotel dengan berbagai bintang menawarkan berbagai fasilitas dengan harga yang bervariasi. Ini adalah salah satu keuntungan tersendiri bagi yang membutuhkannya. Sebab dapat menyesuaiakan dengan budget yang ada.

Pintu masuk Hotel Pop Gubeng. (dokpri)

Sebagaimana saya bersama seorang sahabat, selama semalam enjadi ‘penghuni’ Hotel PopGubeng. Sebagai hotel budget bintang tiga (3), tarif hunian termasuk ‘lumayan’. Untuk kami yang sedang melakukan aktivitas bisnis di Mojokerto dan Surabaya (01/02) kemarin, hotel ini cukup baik menjadi pilihan. Beberapa fasilitas penunjang yang tak dijumpai di hotel budget bintang 3, dapat kita nikmati di hotel ini. Maka harga tersebut menjadi sangat layak bila dilihat dari semua fasilitas yang diterima oleh tamu.

Mesin ATM dan mini market tersedia di loby hotel. (dokpri)

Hotel yang berada di Jl. Bangka 8-18 Gubeng ini, berjarak hanya 1,6 km. dari Stasiun Gubeng dan 1,8 km dari Grand City. Di sekitar hotel juga terdapat taman kota yang cukup tertata apik. Belum lagi suguhan tempat kuliner terkenal yang tersebar di sekitarnya. Maka tak usah khawatir jika memerlukan sarana untuk ‘pemadam kelaparan’. Bila membutuhkan duit secara mendadak, tersedia mesin ATM di loby hotel. Demikian juga saat butuh hal kecil lainnya, tersedia juga mini market yang siap melayani tamu 24 jam.

Meregangkan otot dulu sebelum aktivitas pagi. (dokpri)

Kolam renang, fitness center, dan welcome snack dapat kita nikmati di sini. Untuk kolam renang dan fitness center, tamu bisa ‘nebeng’ di Hotel Harris Gubeng yang berada satu komplek dengan Hotel Pop. Bagi yang seharian dibuat lelah dengan aktivitas bisnisnya, dua fasilitas penunjang tersebut sangatlah membantu.

Yg pegel-pegel boleh spa atau pijat di sini, mas. (dokpri)

Belum lagi beberapa titik yang cukup menarik untuk bernarsis ria. Penataan interior yang cukup apik terutama di loby hotel, membuat kita cukup betah untuk duduk. Meskipun terkesan minimalis, namun tak membuat bosan. Apalagi kru resepsionis sangat membantu tamu selama 24 jam.

Interior yg cukup ngepop dan artistik. (dokpri)


Rehat dulu jelang Maghrib. (dokpri)

Eh iya, welcome drink plus snack dapat dinikmati secara gratis untuk tamu. Layanan tersebut dapat dinikmati di resto. Tapi rupanya tak semua tamu memperhatikan sepertinya. Maklumlah, mereka keburu istirahat atau ke luar lagi untuk melanjutkan aktivitas di luar hotel. Yang jelas, secara umum saya dan rekan saya cukup puas menginap di Hotel Pop Gubeng

Karena semua orang bebas berpendapat, maka mohon komentar yang positif dan membangun. Jangan nyepam, plis. Kasihan yang mau komentar beneran. Matur nuwun atas pengertiannya ya.
EmoticonEmoticon