Selasa, 07 Februari 2017

Pesona Jogja Homestay, Penginapan Kota Rasa Desa

Suasana di halaman parkir Pesona Jogja Homestay. (dokpri)

Jogja dan desa. 2 kata yang lekat di benak kita bukan? Meski saat ini dapat dipastikan bahwa kemacetan menjadi momok di akhir minggu atau libur panjang. Hampir semua jalan protokol di Jogja kini seolah menjadi ajang nyali. Sehingga sepeda ontel yang dulu sempat dikampanyekan dengan slogan “sego segawe”, sepeda kanggo sekolah lan nyambut gawe, seolah menjadi cerita masa lalu.


Naik motor saja sudah tak aman, apalagi ngontel. Demikian gerutuan sebagaian masyarakat yang pernah menikmati ‘kejayaan’ ngontel di era sebelum tahun 2000-an. Termasuk saya tentu saja. Dari Kalangmalang menuju UGM terus lanjut menuju IAIN (UIN) Sunan Kalijaga dengan nyaman dan aman. Menyeberangi ‘lembah’, menyusuri gang sempit Samirono, mlipir jalanan Komplek Kolombo, hingga Jalan Solo, butuh waktu tak lebih dari 15 menit dengan ngontel di awal tahun 90-an.

Ah, masa lalu. Kesan yang tak akan pernah hilang dari ingatan. Tentu satu hal yang kadang diinginkan oleh para wisatawan untuk menikmati suasana seperti itu bukan? Begitu juga saat memilih tempat untuk menginap saat berwisata atau suatu kepentingan di Jogja. Suasana menginap yang terasa ‘bau’ desanya di tengah Kota Jogja akan  menjadi yang sesuatu banget.

Mendengarkan suara gamelan saat malam hari. Berburu kerajinan tangan langsung dari para pengrajinnya. Nongkrong ngopi di angkringan khas Jogja. Bernostalgia semasa kuliah dengan menikmati mie dan burjo. Menghentikan rombong bakso atau sate Madura. Semua aktivitas tersebut dapat Anda peroleh dengan menginap di Pesona Jogja Homestay.


Sendirian Bisa, Rombongan Lebih Asyik

Suasana yg adem dan asri di tengah kampung. (dokpri)

Biasanya kita harus rame-rame untuk dapat bermalam di homestay. Namun hal tersebut tak berlaku di Pesona Jogja Homestay. Penginapan ini berlokasi di Gg. Pandu No. 484 Tahunan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Cuma 200 meter dari Desa Wisata Tahunan. Atau 400 meter dari Jl. Celeban (masuk gang depan Kampus Terpadu Univ. Sarjanawiyata Tamansiswa/UST).

Lagi butuh istirahat. (dokpri)

Dengan 5 homestay yang masing-masing berisi 4 sd 6 kamar tidur tentu menjadi pilihan yang menarik. Apalagi tarif yang ditawarkan termasuk sangat terjangkau. Para staf yang ramah dan cekatan saat kita membutuhkan menjadi nilai tambah. Apalagi paket menginap plus sarapan yang dapat  diminta sesuai selera yang kita inginkan (dapat memesan terlebih dahulu).


Lahan parkir tersedia untuk satu mobil di teras penginapan. Masih bisa menampung cukup banyak mobil di lahan parkir dalam maupun luar. Sementara untuk bus besar, harus terlebih dahulu menghubungi staf hotel. Sebab gang masuk menuju hotel memiliki lebar terbatas.


Di Pesona Jogja Homestay Serasa di Rumah Sendiri
 
Gang Pandu menuju homestay. (dokpri)

Tiap bangunan terdiri dari 4 sd 6 kamar yang berada di lantai bawah dan lantai atas. Kamar mandi di sediakan di masing-masing lantai. Sementara untuk ruang tamu, ruang makan, dan dapur disediakan di lantai bawah. Teras terdapat di lantai bawah maupun di lantai atas.

Ruang tamu yg leluasa. (dokpri)

Untuk ruang tamu dan ruang makan/tengah bisa ditata untuk pertemuan. Meski tidak besar, paling tidak sekitar 25-an orang bisa ditampung. Sebagaimana telah digunakan untuk acara workshop yang saya ikuti kemarin. Ini sangat cocok digunakan untuk pertemuan staf perusahaan, rapat kerja, ataupun mini workshop.

Mari memasak sendiri! (dokpri)

Berada di Pesona Jogja Homestay seolah berada di rumah sendiri lho. Dapur yang bisa digunakan untuk memasak sewaktu-waktu. Minuman galon disediakan bebas plus dispenser panas. Disiapkan kulkas yang memungkin menyimpan bahan makanan bila tamu tingggal untuk beberapa lama. Tentu hal tersebut cukup menyenangkan bukan?

Ruang tengah/makan. (dokpri)

Kangen dengan dentingan suara saron dan gelegar gong? Anda bisa menikmatinya setiap malam di rumah karawitan yang berada di Desa WisataTahunan. Jaraknya hanya 200 meter saja dari penginapan. Demikian juga yang ingin membawa buah tangan kain batik celup, bisa dibeli langsung pada pengrajinnya. Sehingga bisa mendapatkan detil kualitas yang lebih baik dibandingkan membeli di pasar.

Nah, masih cukup banyak lagi yang bisa dieksplor. Tinggal Anda langsung kontak ke staf yang sudah cukup ‘kenyang’ pengalaman menjelajahi destinasi-destinasi wisata di seputaran Jogja. Dijamin Anda akan diarahkan ke tempat yang sesuai dengan keinginan serta kondisi kantong yang ada tentu saja. Kami sudah di sini, Anda kapan?






Karena semua orang bebas berpendapat, maka mohon komentar yang positif dan membangun. Jangan nyepam, plis. Kasihan yang mau komentar beneran. Matur nuwun atas pengertiannya ya.
EmoticonEmoticon